Faktanya, susu kambing belum begitu popular di Indonesia. Susu sapi yang masih menjadi primadona di negeri kita tercinta ini. Kebanyakan orang Indonesia abai terhadap manfaat dari susu kambing, entah itu untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. Mungkin beberapa di antaranya pernah menggunakan produk kecantikan berbahan dasar susu kambing, namun belum menyadari hal tersebut sepenuhnya.

Susu sapi masih menjadi popular karena rata – rata, bahkan hampir seluruh iklan susu, terutama di televisi adalah iklan susu sapi. Terlebih, tipikal orang Indonesia yang lebih memerhatikan apa yang sering muncul di media cetak atau elektronik, bukan mempertimbangkan sebanyak apa manfaat yang akan didapatkan.Susu Kambing vs Susu Sapi

Salah satu cara untuk meyakinkan konsumen Indonesia adalah dengan cara mendorong iklan susu kambing di beberapa media yang menonjol ditambah dengan berusaha keras meyakinkan perbedaan yang menonjol antara susu kambing dengan susu sapi. Berikut ini akan dibahas sedikit perbedaan antara susu kambing dengan susu sapi. Baca juga artikel manfaat susu kambing untuk ibu hamil.

Dari soal gizi, antara susu kambing dengan susu sapi tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Akan tetapi, susu kambing tetap lebih unggul dengan kandungan nutrisinya yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi. Sama halnya seperti susu sapi, susu kambing juga merupakan sumber kalsium yang baik untuk tubuh, terutama untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

Satu takaran saji susu kambing mengandung sekitar 32,6% dari nilai harian atau daily value (DV) untuk kalsium, sementara susu sapi hanya mengandung sekitar 29,7%. Kemudian, untuk fosfor, susu kambing mengandung 27% daily value (DV) atau nilai harian. Hal ini berarti susu kambing lebih tinggi 3,8% dibandingkan nilai harian kandungan fosfor yang terdapat dalam susu sapi.

Sementara itu, kandungan protein yang terdapat dalam susu kambing lebih sedikit dibandingkan susu sapi, yaitu hanya sebesar 8,1 gram per porsi. Berbeda dengan susu sapi yang menyediakan 8,1 gram protein per porsinya.

Berbeda dengan manfaat kesehatan yang didapat, antara susu sapi dan susu kambing memiliki perbandingan yang lumayan besar. Susu kambing terlihat lebih bisa untuk ditolerir tubuh dibandingkan dengan susu sapi. Alasannya dapat dilihat berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat protein tertentu yang ditemukan dalam jumlah yang cukup besar yang ada di susu sapi namun tidak dapat ditemukan di susu kambing.

Pada penelitian yang dilakukan baru – baru ini, susu kambing dinilai mengandung senyawa anti-inflamasi atau yang bisa disebut dengan oligosakarida, yang membuat susu kambing lebih mudah untuk dicerna dibandingkan dengan susu sapi, khususnya bagi orang – orang yang memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan usus.

Susu kambing juga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti susu formula untuk bayi yang memiliki gejala intolerant terhadap susu sapi. Bahkan, dapat dikatakan susu kambing dapat membantu dalam mengurangi penyakit asma serta infeksi telinga yang kronis. Itulah sedikit perbandingan antara susu kambing dan susu sapi, semoga bermanfaat untuk Anda.